Minggu, 12 Maret 2023

MENDENGARKAN


Mampu mendengarkan orang lain dengan sikap simpatik dan penuh pengertian mungkin merupakan mekasnisme paling efektif di dunia untuk memiliki  hubungan yang baik dengan orang lain dan persahabatan yang abadi.

Anda bertemu dengan seseorang, dan setelah berpisah, terkadang anda merasa bahwa segala sesuatunya tidak berjalan sesuai keinginan anda. Anda  bertanya. "Apa yang harus saya katakan untuk membuatnya lebih ramah, lebih bersedia menerima ide saya?". Herannya, jawabannya mungkin "tidak ada". Anda tidak berhasil bukan karena sesuatu yang anda katakan atau tidak anda katakan, tetapi karena anda tidak mendengarkan dengan baik.

Mendengarkan bisa membuat anda pandai. Sebagian besar dari kita ingin agar orang lain bahwa kita cerdas dan pandai. Salah satu cara ampuh untuk meyakinkan orang tentang itu adalah mendengarkan dan memperhatikan apa yang mereka katakan. Kenyataan ketika anda memberi tempat cukup penting untuk mendengarkan apa yang mereka katakan dengan penuh perhatian, tentunya bisa meyakinkan mereka bahwa anda orang yang sangat cerdas. Coba lihat teman-teman serta kenalan anda, siapa yang mempunyai reputasi sebagai orang yang bijaksana dan pandai? Apakah orang selalu siap dengan jawaban bahkan sebelum dia mendengarkan pertanyaannya? Apakah orang yang selalu menyela memberi komentar sebelum orang lain selesai berbicara? Ataukan orang yang banyak mendengarkan?.

Terlalu banyak bicara membuka rahasia anda. Terkadang ada situasi dimana kita sebaiknya tidak mengungkapkan maksud kita terlalu dini atau dimana kita perlu mengetahui pendapat orang lain. Strategi terbaik adalah pertama-tama mengetahui apa yang diketahui orang lain, apa yang mereka terima sebelum anda mengungkapkan maksud anda. Sama seperti kita bisa menentukan pendapat orang lain dengan mendengarkan mereka, kalau kita terlalu banyak banyak berbicara itu sama saja kita akan membuka pendapat kita.

Mendengarkan membantu mengatasi fokus berlebihan terhadap diri sendiri. Dengarkanlah baik-baik apa yang ingin dikatakan oleh orang lain; perhatikanlah dengan cermat nada suara dan perubahan kata-kata mereka; alihkanlah pusat perhatian dari diri anda. Kalau seluruh perhatian anda tertuju kepada orang lain, entah tentang apa yang mereka katakan, apa yang mereka inginkan, atau tentang apa yang mereka butuhkan, hal ini mungkin bisa membantu anda agar tidak merasa canggung. Kalau anda terlalu fokus pada diri sendiri, anda tidak bisa berkomunikasi dengan orang lain secara efektif. Dan kalau seluruh fokus anda tertuju pada diri sendiri, anda tidak bisa membina hubungan dengan dunia sektar anda. Sebenarnya tidak salah menganggap diri sendiri tinggi, tetapi tidak ada gunanya teru-menerus memperhatikan diri sendiri.

Anda harus mengetahui apa yang diinginkan orang, apa yang mereka butuhkan, dan siapa diri mereka, supaya anda dapat berkomunikasi dengan mereka secara efektif. Anda harus mendengarkan dengan seksama, simpatik, dan sabar. Salah satu pujian tertinggi yang bisa anda berikan adalah mendengarkan seseorang. Anda meningkatkan harga diri mereka karena semua orang merasa bahwa mereka mempunyai sesuatu yang layak dikatakan. Salah satu tindakan paling merendahkan ego orang lain yang dapat anda lakukan adalah mengabaikan mereka sebelum mendengar apa yang ingin mereka katakan. Karena orang senang mendapatkan perhatian.

Beberapa tips dari seni mendengarkan:

1. Pandanglah orang yang sedang berbicara. Orang yang layak didengarkan juga layak untuk dilihat. Dan itu juga akan membantu adan untuk berkonsentrasi pada apa yang dikatakannya.

2. Tunjukanlah minat yang mendalam. Kalau anda setuju, anggukkanlah kepala anda. Kalau mereka menceritakan sebuah kisah, tersenyumlah. Bereaksilah  terhadap suasana hati mereka.

3. Condongkanlah badan anda ke arah orang itu. Pernahkah anda memperhatikan bagaimana anda cenderung mencondongkan badan ke arah pembicara yang menarik dan menjauhkan badan dari orang yang membosankan?

4. Ajukanlah pertanyaan. Ini akan memberi tahu orang yang sedang berbicara bahwa anda masih mendengarkan.

5. Jangan menyela; sebaliknya, mintalah orang lain berbicara lebih banyak. Orang akan merasa sangat tersanjung kalau anda membiarkannya menyelesaikan pembicaraannya tanpa interupsi. Tetapi, mereka benar-benar merasa tersanjung ketika anda membuatnya berbicara lebih lama dengan meminta tolong apakah orang itu keberatan atau tidak untuk menjelaskan salah satu hal secara lebih terperinci.

6. Tetaplah pada topik si pembicara. Jangan mengubah topik, tidak peduli betapa inginnya anda membicarakan topik teetentu.

7. Gunakanlah kata-kata dari pembicara untuk menyampaikan maksud anda. Ulanglah beberapa hal yang dibicarakan. Ini tidak saja membuktikan bahwa anda sudah mendengarkannya, tetapi juga memungkinkan anda menyampaikan ide anda sendiri tanpa pertentangan. Anda bisa mengawali kata-kata anda dengan: "Seperti yang anda katakan...."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

BERANI BERTINDAK, BERANI BERTANGGUNG JAWAB?

Dalam kehidupan sehari-hari tentu saja kita pasti melakukan sesuatu kegiatan, entah itu berdasarkan kebutuhan atau hanya sekedar keinginan d...